Berdebat dengan pasangan mungkin menjadi hal yang wajar terjadi dan dilakukan oleh sepasang suami istri atau yang sedang berpacaran. Namun, Anda perlu memahami bahwa perdebatan tersebut tidak seluruhnya salah atau berdampak buruk. Justru jika melakukan perdebatan dengan pasangan bisa membawa pengaruh baik.

Strategi Berdebat dengan Pasangan

Anda dan pasangan sering berdebat sebaiknya memahami beberapa strategi tepat untuk menghadapi kondisi ini. Perdebatan sendiri tidak selamanya membawa pengaruh buruk. Ada pula perdebatan yang membawa hal baik. Saat berdebat lakukanlah beberapa strategi berikut ini, agar perdebatan tidak membawa pada sebuah pertengkaran yang tidak bermutu:

1.     Tetap Logis

Saat berdebat, ada baiknya Anda jangan terlalu tenggelam di dalam emosi. Jadi, harus tetap mengedepankan logika meski hal ini pasti akan sulit untuk dilakukan. Ketika berdebat, ada area di dalam otak yang disebut dengan amygdala. Area ini akan teraktivasi dengan sendirinya. Apa akibat dari area yang teraktivasi ini?

Hal ini bisa menyebabkan Anda memproduksi lebih banyak hormon stres. Reaksi yang dibuat pastinya akan jauh lebih emosional dibandingkan dengan logika. Tak heran jika gaya komunikasi menjadi tidak jelas saat sedang berdebat. Maka sebelum berdebat, cobalah untuk tetap fokus dengan yang terjadi dengan Anda dan pasangan.

Ingat bahwa ada hal yang perlu dikomunikasikan sehingga jangan fokus kepada emosi yang ada. Justru Anda tak boleh berkomunikasi dengan rasa kecewa dan marah. Hal ini akan menyebabkan masalah baru setelah berdebat.

2.     Ingat Tujuan Adu Argumen

Strategi berdebat dengan pasangan berikutnya memahami dulu tujuan dari perdebatan tersebut. Jangan buat adu argumen ini untuk mencari siapa yang menang dan kalah. Perdebatan sendiri justru memiliki tujuan supaya kamu dan pasangan saling memahami satu sama lain.

Ingat bahwa perdebatan yang dilakukan harus memiliki solusi dan bukan mencari yang menang. Argumen yang benar adalah fokus dalam penyelesaian masalah bukan soal sukses  mengalahkan orang lain. Salah satu kesalahan saat adu argumen adalah membuat lawannya justru merasakan masalah pada mental yang berujung pada pembunuhan karakter.

3.     Hentikan Membicarakan Masa Lalu

Emosi yang ikut dirasakan selama perdebatan bisa berujung pada hal yang tidak diinginkan. Salah satunya jadi mengungkit masa lalu. Anda wajib menjaga supaya perdebatan hanya merujuk pada satu topik saja. Berdebat dengan pasangan bukan berarti mengungkit hal-hal yang sudah berlalu.

Jika terjebak pada hal ini, maka Anda dan pasangan tidak bisa berkembang. Perbincangan hanya akan saling balas dendam mengenai kejadian buruk di masa lampau. Tentu hal ini tidak akan memberikan solusi dan jalan keluar yang baik tetapi justru memperburuk keadaan.

4.     Samakan Tujuan

Sebelum melakukan perdebatan, Anda dan pasangan harus sama-sama punya tujuan yang sama. Anda bisa mengkomunikasikan terlebih dahulu maksud dan tujuan berdebat dengan pasangan. Jangan sampai Anda dan pasangan memiliki pemandangan yang berbeda akan hal ini.

Pertama, Anda bisa menanyakan mengenai hal positif apa yang akan dicapai setelah melakukan perdebatan. Berikutnya, Anda sebaiknya tidak berbicara dengan nada yang tinggi karena akan mengkhianati tujuan dari perdebatan ini. Terakhir jangan anggap pasangan sebagai lawan yang harus dikalahkan.

Justru, Anda harus menganggap pasangan adalah orang yang akan membantu Anda mencapai tujuan yang pastinya ke arah yang lebih positif. Jika sudah memahami tujuan satu sama lain pastinya perdebatan akan menghasilkan sebuah solusi yang baik.

Serangkaian strategi berdebat dengan pasangan ini akan berjalan bila Anda dan pasangan mau terbuka dan saling mau berkomunikasi satu sama lain. Ingat bahwa semua yang dilakukan untuk mencapai keharmonisan dan hubungan yang lebih baik.


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi langsung dibawah ini :

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

Cara Berdebat Dengan Pasangan Yang Benar dan Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!