Hukum Pasang Susuk – Mungkin bagi Anda yang belum tahu bahwa sebelum masyarakat jaman modern sekarang mulai menggunakan kosmetik dan berbagai pernak-perniknya, dahulu nenek moyang kita menggunakan cara magis dengan tujuan sama yaitu kosmetik yang bernama pepaes (berhias).

hukum pasang susuk

Yang namanya berhias tentu ada tujuannya. Dan tujuan dari orang tentu berbeda-beda. Ada yang berhias hanya sekedar untuk membahagiakan pasangannya. Berhias untuk memikat orang yang sedang disukai agar tertarik kepada kita. Atau hanya sekedar ingin agar pasangan tetap setia dan tidak pindah ke lain hati.

Bisa disimpulkan bahwa tujuan orang berhias adalah agar dicintai oleh orang yang kita cintai. Dan hal itu sah-sah saja, dalam pandangan apapun semua orang tentu ingin selalu dicintai dan dikasihi, terlebih lagi oleh orang yang disayangi.

Hukum Pasang Susuk, Halal Atau Haram?

Susuk termasuk dalam kategori berhias, jadi menggunakan pasang susuk pemikat bisa dikatakan sama dengan berhias, atau mengenakan kosmetik. Apapun istilahnya tetap saja, memasang susuk adalah tujuannya untuk tampil lebih menarik bagi orang lain.

Karena sifatnya berhias, maka peran susuk menjadi bebas nilai. Artinya hukum pasang susuk ditentukan oleh niat dan cara menggunakannya. Namun hingga saat ini perbedaan pendapat tentang hukum pasang susuk masih belum mencapai titik temu.

Artinya ada beberapa kalangan yang mengatakan susuk haram, namun ada juga pihak lain yang membolehkannya walau dengan catatan yaitu mempertimbangkan azas manfaatnya dan dengan ilmu aliran mana yang dimanfaatkan dalam proses pemasangan susuk itu. Contohnya jika pasang susuknya tidak menggunakan cara sesat, maka dibolehkan.


Baca Juga :


Kalangan yang mengharamkan berpedoman bahwa memasukkan benda dalam tubuh dikhawatirkan nanti terbawa ketika si pemakai meninggal dunia, terlebih lagi jika susuk itu terbuat dari bahan emas. Sebagaimana kita ketahui, dari hadis Rasulullah SAW banyak dibahas bahwa emas haram dikenakan bagi laki-laki sehingga kemudian muncul beberapa pendapat tentang hukum pasang susuk berikut ini :

  • Pasang susuk emas diharamkan bagi laki-laki akan tetapi halal bagi wanita
  • Susuk emas dihalalkan bagi lelaki karena susuk itu keberadaann ya ada di dalam kulit clan di luar daging. Hadis yang mengharamkan emas bagi lelaki jika emas itu dimanfaatkan bagi perhiasan yang nampak.
  • Pendapat yang melarang penggunaan emas dan pendapat yang memperkenankan, kemudian menempatkan susuk sebagai hal yang masih dalam perdebatan, sehingga orang (awam) boleh memilih pendapat yang menentramkan hatinya. Artinya ia diperkenankan pendapat yang mengharamkan maupun pendapat yang menghalalkannya.
  • Karena susuk belum ada pada zaman kenabian maka hukum pastinya belum terbahas.

Disini kami bukan merupakan ahli agama yang tentu saja tidak bisa memberikan keputusan hukum halal atau tidaknya pasang susuk. Oleh karena itu diperlukan pendapat seorang ahli agama yang mampu menghargai perbedaan pendapat tentang pasang susuk.

Pasalnya masyarakat kita memiliki cara pandang yang teramat sederhana, yaitu manakala mereka mendengar atau melihat ada kalangan orang yang beragama seperti ahli hikmah yang menjalankan praktik pemasangan susuk, hal itu bisa diartikan bahwa susuk merupakan hal yang halal.

Mengapa? karena profesi ahli hikmah ini identik dengan seorang rohaniawan (ustad/kiyai). Jadi masyarakat menilai bahwa jika rohaniawan yang diikutinya menjalankan suatu hal maka apa yang dilakukan berarti memiliki landasan hukum.

Selain itu pada kenyataannya praktek pasang susuk ini tidak hanya dilakukan oleh dukun atau paranormal pada umumnya. Sebagian ahli hikmah, atau rohaniawan tersebut pun menyediakan layanan pasang susuk yang mereka kombinasikan dengan cara islami sesuai bidang mereka.

Lalu bagaimana pendapat Anda, hukum pasang susuk apakah halal? atau haram? Tinggalkan di komentar.


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi langsung dibawah ini :

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

Pandangan Tentang Hukum Pasang Susuk, Halal Atau Haram?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: