Kali ini, kita akan membahas tentang suatu sarana pagar gaib dan kekebalan diri. Cara yang akan saya terangkan ini, secara tradisional, sudah banyak dilakukan turun temurun.

Tetapi perlu saya tekankan di depan, bahwa Anda tidak semestinya melakukan cara berikut ini tanpa bimbingan, dan tanpa pemahaman yang benar. Karena tentu saja semua perkara ada resikonya.

Jadi sebaiknya apa yang kita bahas hari ini, kita anggap sebagai suatu bentuk wawasan yang patut diketahui, setidaknya sebagai upaya untuk menjadikan kita lebih paham, terhadap warisan leluhur yang sudah banyak ditinggalkan.

Cara yang saya maksud ini, adalah melalui metode pemasangan susuk loloh gotri. Loloh artinya menelan. Gotri adalah sebutan untuk peluru atau mimis yang terbuat dari bola timah kecil. Jadi yang dimaksud susuk loloh gotri, adalah menelan gotri, atau pelor, menurut tata cara tertentu.

Sebagian orang menyebut metode ini sebagai Aji Susuk Waja. Dimana kata waja sendiri artinya baja, sedangkan kata susuk artinya memasukkan.

Dipercaya, bahwa mereka yang telah memasang susuk ini, akan kebal terhadap bacokan, pukulan, dan tendangan dari siapapun. Bahkan, bila ada musuh yang melihat dari jauh, maka musuh tersebut akan merasa ketakutan.

Sedangkan bila berada dalam kondisi terkepung atau terdesak, cukup membaca mantranya sambil menahan napas saja, maka seketika itu badan akan menjadi kebal terhadap serangan.

Kebanyakan orang menggunakan Susuk Loloh Gotri sebagai sarana pagar gaib dan kekebalan diri. Tetapi tidak sedikit juga yang menggunakannya untuk mendapatkan kharisma dan kewibawaan. Agar lebih disegani secara umum.

Mengapa cara ini banyak diminati? Salah satu alasannya adalah karena metode ini terbilang lebih cepat dan instan, dibanding mengamalkan aji kekebalan. Tetapi perlu diingat, bahwa sekalipun Anda merasa telah berhasil mendapatkan kekebalan, merasa telah punya isian, tetap pantang bagi Anda untuk mengundang bahaya secara sengaja.

Apalagi menggunakan kemampuan Anda untuk menantang atau bahkan melukai sesama.

Dalam prakteknya, cukup Anda siapkan antara 3 hingga 5 butir gotri yang akan diisi energi lewat mantra Aji Susuk Waja. Letakkan butiran-butiran gotri tersebut dalam mangkuk.

Carilah ruangan yang bercahaya remang. Boleh dimana saja, boleh kapan saja. Tetapi paling baiknya dilakukan pada malam hari.

Terlebih dulu, biasanya pengamal ajian ini akan melaksanakan sholat tahajjud, untuk memohon ijin dan ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Pada butiran gotri yang telah Anda siapkan tadi, bacakanlah mantra Aji Susuk Waja satu kali saja. Untuk bacaan mantranya nanti bisa dibaca di akhir artikel ini.

Usai membaca mantra, tarik napas sedalam mungkin, lalu hembuskan perlahan. Ambillah gotri atau pelor tersebut satu persatu, kemudian telan. Satu kali menelan satu gotri, jangan telan semuanya sekaligus.

Atas seizin Tuhan, dengan metode ini Anda akan diberikan keselamatan dan ketahanan terhadap berbagai serangan dan kejahatan yang tidak diinginkan.

Namun sekali lagi saya ingatkan, jangan dilakukan tanpa bimbingan. Terutama bagi Anda yang punya riwayat pencernaan kurang baik.


Mantra Aji Susuk Waja:
“Niat Ingsun Amatek Ajiku Susuk Waja,
Klambiku Wesi Kuning Sakilan Sageblok Kandele,
Ototku Kawat, Balungku Wesi, Kulitku Tembaga, Dagingku Waja,
Kep Karekep Barukut,
Kinemulan Waja Inten Mekangkang,
Sacengkal, Sakilan, Sadempu
Sakehing Braja Datan Nedasi,
Mimis Bedil Nglumpruk Dadi Kapuk,
Tan Tumama Ing Badanku,
Saka Kersaning Allah,
Laa Haula Wa Laa Quwwata Ilaabillahil Aliyyil Azhiim.”


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi langsung dibawah ini :

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

Susuk Loloh Gotri, Sarana Pagar Gaib Untuk Kekebalan Diri
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!